Panduan Interaktif · Claude Directory
Skills, Connectors, Plugins —
apa bedanya, dan kapan jalan sendiri.
Kakak sudah nge-add banyak plugin dan lihat belasan skill di directory Claude, tapi masih belum jelas mana yang otomatis jalan, mana yang harus dipanggil manual. Dokumen ini menjawab itu — plus katalog lengkap semua skill dan plugin yang muncul di screenshot Kakak, dengan penjelasan fungsi masing-masing.
01 · Peta konsep
Tiga konsep, satu directory
Ketiganya muncul berdampingan di menu Directory Claude (ikon + di kotak chat, atau menu Customize), tapi fungsinya beda sama sekali. Ringkasan paling padat: Skill = pengetahuan/instruksi, Connector = akses ke akun luar, Plugin = paket berisi Skill + Connector + command.
| Aspek | Skill | Connector | Plugin |
|---|---|---|---|
| Isinya apa | File instruksi (SKILL.md) — panduan cara mengerjakan sesuatu dengan benar | Koneksi API ke layanan luar (Google Drive, Office 365, dll) | Paket: beberapa Skill + Connector + command /perintah jadi satu |
| Butuh login? | Tidak | Ya, wajib OAuth/akun | Tergantung isi paketnya — kalau ada connector di dalamnya, ya |
| Cara aktif | Auto-terdeteksi ATAU ketik /nama-skill | Harus dipilih Claude sebagai tool saat relevan, dan sudah ter-connect | Setelah di-add, isi paketnya (skill/command) mengikuti aturan skill masing-masing |
| Analogi | Buku panduan SOP di meja kerja | Kartu akses ke gedung/aplikasi lain | Toolbox berisi beberapa alat + kartu akses sekaligus |
Jawaban langsung untuk pertanyaan Kakak: "Kalau nggak dipanggil pakai /, skill itu jalan nggak?" — Tergantung skill-nya. Sebagian besar skill Anthropic didesain untuk auto-trigger: begitu Kakak minta sesuatu yang cocok (misal "buatkan slide"), Claude otomatis baca skill pptx tanpa Kakak ketik apa pun. Tapi ada juga skill yang memang dibuat khusus untuk dipanggil manual lewat /nama-skill (biasanya task spesifik seperti /morning). Ketik / di kotak chat itu cara memanggil paksa — bukan satu-satunya cara skill bisa jalan.
02 · Skills
Skills — cara kerja & katalog
Skill adalah instruksi tertulis yang Claude baca supaya tahu standar terbaik untuk mengerjakan sesuatu — mirip SOP internal seperti dokumen Standar_Coding_Anabhi_Dev.md milik Kakak sendiri, tapi ini versinya Anthropic.
AUTO Terpicu otomatis
Claude mendeteksi maksud Kakak dari kalimat yang diketik, lalu membaca skill yang cocok tanpa Kakak minta secara eksplisit. Contoh: Kakak minta "buatkan laporan Word", Claude otomatis baca skill docx supaya format dan struktur file-nya benar — Kakak tidak perlu tahu skill itu ada.
MANUAL Dipanggil eksplisit
Sebagian skill memang task-spesifik dan hanya jalan kalau dipanggil langsung lewat /nama-skill di kotak chat — biasanya untuk workflow personal yang tidak bisa ditebak dari konteks percakapan biasa, misalnya /morning untuk render ringkasan pagi.
Dari 12 skill bawaan Anthropic yang muncul di directory Kakak (screenshot 1–3), berikut fungsi masing-masing:
canvas-design
Membuat karya visual (poster, desain statis) dalam format .png/.pdf dengan prinsip design yang matang.
- Fungsi
- Menghasilkan poster, artwork, atau desain statis lain menggunakan prinsip desain visual yang terstruktur — bukan sekadar generate gambar acak.
- Kapan terpicu
- Otomatis saat Kakak minta "buatkan poster", "desain untuk...", atau sejenisnya.
- Relevan untuk Kakak?
- Bisa dipakai untuk draft awal materi visual promosi nasi goreng — tapi untuk logo/branding final tetap sebaiknya dikerjakan desainer profesional (lihat section 08).
brand-guidelines
Menerapkan warna dan tipografi resmi brand Anthropic ke artifact apa pun.
- Fungsi
- Mengaplikasikan palet warna dan font resmi Anthropic ke dokumen, slide, atau halaman yang dibuat — dipakai kalau Kakak secara spesifik minta gaya visual ala Anthropic.
- Kapan terpicu
- Saat konteksnya menyebut brand/style guideline resmi.
- Relevan untuk Kakak?
- Tidak relevan langsung untuk brand Anabhi Dev atau nasi goreng Kakak — ini brand milik Anthropic sendiri, bukan template brand generik.
doc-coauthoring
Workflow terstruktur untuk menulis dokumentasi, proposal, spec teknis, atau decision doc bersama-sama.
- Fungsi
- Membantu proses menulis dokumen panjang secara iteratif — transfer konteks, revisi bertahap, verifikasi apakah dokumen sudah "berfungsi" untuk pembacanya.
- Kapan terpicu
- Saat Kakak minta bantuan menulis dokumentasi, proposal, atau spec teknis.
- Relevan untuk Kakak?
- Berguna untuk menulis proposal project Upwork atau spec teknis sebelum development.
internal-comms
Menulis komunikasi internal kantor — status report, update leadership, FAQ, incident report.
- Fungsi
- Kumpulan format/template untuk komunikasi gaya korporat.
- Kapan terpicu
- Saat diminta menulis status report, update tim, atau komunikasi internal perusahaan.
- Relevan untuk Kakak?
- Sesuai preferensi Kakak, akun ini untuk keperluan pribadi/sampingan — skill ini kemungkinan besar tidak akan sering terpakai di sini.
learn
Mode belajar — penjelasan konseptual, quiz, flashcard, bukan sekadar jawaban tugas.
- Fungsi
- Dipakai saat Kakak ingin memahami cara kerja/kenapa sesuatu bekerja — bukan cuma minta task diselesaikan.
- Kapan terpicu
- Pertanyaan seperti "jelaskan React dari dasar", "kenapa RLS penting di Supabase", ELI5, quiz me.
- Relevan untuk Kakak?
- Sangat relevan — Kakak sedang belajar React, GitHub, dan stack baru. Skill ini pas dipakai saat mode belajar konsep, bukan saat minta Claude langsung coding-kan.
mcp-builder
Panduan membuat MCP server (Model Context Protocol) berkualitas untuk integrasi API eksternal.
- Fungsi
- Best practice membangun MCP server dengan Python (FastMCP) atau Node/TypeScript.
- Kapan terpicu
- Saat Kakak minta bantuan membangun MCP server sendiri untuk integrasi API tertentu.
- Relevan untuk Kakak?
- Skill tingkat lanjut — baru relevan kalau nanti Kakak butuh bikin integrasi custom, belum prioritas di tahap belajar sekarang.
morning
Render ringkasan pagi (jadwal, tugas) jadi artifact HTML yang rapi, atau jadikan task berulang harian.
- Fungsi
- Menampilkan "morning brief" — hanya jalan kalau diminta eksplisit, bukan auto-terpicu dari pertanyaan biasa soal jadwal.
- Kapan terpicu
- Hanya saat Kakak eksplisit minta "jalankan morning brief" atau ketik
/morning. - Relevan untuk Kakak?
- Contoh nyata skill yang tidak auto-trigger — pertanyaan biasa soal jadwal tidak akan memicu ini.
skill-creator
Membuat skill baru dari nol, memperbaiki skill yang ada, dan mengukur performanya.
- Fungsi
- Meta-skill — dipakai kalau Kakak ingin membuat SOP/instruksi khusus milik Kakak sendiri jadi skill yang bisa dipanggil ulang.
- Kapan terpicu
- Saat diminta membuat, edit, atau evaluasi skill baru.
- Relevan untuk Kakak?
- Berpotensi menarik jangka panjang — file
Standar_Coding_Anabhi_Dev.mddan SOP Kakak bisa dijadikan skill custom supaya otomatis terbaca di setiap project, tapi ini keputusan terpisah, tidak diajukan di sini.
slack-gif-creator
Membuat GIF animasi yang dioptimalkan untuk Slack.
- Fungsi
- Constraint teknis khusus format GIF Slack (ukuran file, dimensi, dsb).
- Kapan terpicu
- Saat diminta bikin GIF animasi untuk Slack.
- Relevan untuk Kakak?
- Kemungkinan kecil terpakai kecuali Kakak butuh konten Slack — tidak relevan dengan dua rencana income Kakak.
theme-factory
10 preset tema warna/font siap pakai untuk artifact (slide, dokumen, landing page HTML).
- Fungsi
- Toolkit styling cepat — bisa pilih dari 10 tema jadi, atau generate tema baru sesuai kebutuhan.
- Kapan terpicu
- Saat membuat artifact yang butuh tema visual konsisten.
- Relevan untuk Kakak?
- Bisa relevan untuk cepat prototyping tampilan landing page klien Upwork sebelum styling manual final.
algorithmic-art
Seni generatif dengan p5.js — flow field, particle system, random seed yang bisa dieksplorasi.
- Fungsi
- Membuat karya seni algoritmik original (bukan meniru karya seniman lain, demi menghindari isu hak cipta).
- Kapan terpicu
- Saat diminta bikin generative art / algorithmic art.
- Relevan untuk Kakak?
- Niche, tapi bisa jadi elemen visual unik untuk portfolio Upwork kalau ingin menonjol dari kandidat lain.
web-artifacts-builder
Suite untuk membangun artifact HTML kompleks pakai React + Tailwind CSS + shadcn/ui.
- Fungsi
- Dipakai untuk artifact multi-komponen yang butuh state management/routing — bukan untuk HTML/JSX satu file sederhana.
- Kapan terpicu
- Saat kompleksitas UI butuh React, bukan vanilla JS.
- Relevan untuk Kakak?
- Penting dicatat: dokumen HTML yang sedang Kakak baca ini sengaja tidak memakai skill ini — karena standar Anabhi Dev (SOP Kakak) memakai vanilla HTML/CSS/JS single-file, bukan React. Skill ini baru relevan kalau nanti Kakak mulai belajar React sungguhan untuk project Upwork.
Tidak ada skill yang cocok dengan pencarian.
03 · Connectors
Connectors — cara kerja
Ini yang paling gampang dipahami karena Kakak sudah pernah pakai langsung (Office 365 untuk analisa email). Connector adalah jembatan resmi antara Claude dan akun/layanan pihak ketiga.
Cara kerja
Connector pakai protokol OAuth — Kakak login lewat halaman resmi penyedia layanan (Microsoft, Google, dsb), lalu memberi izin akses terbatas ke Claude. Claude tidak pernah melihat password Kakak; yang diberikan hanya token akses dengan scope tertentu (misal: hanya baca email, tidak bisa hapus).
Kapan dipakai
Connector baru benar-benar dipanggil kalau permintaan Kakak memang butuh data dari sana — "cek email terbaru dari klien X" akan memicu connector Office 365/Gmail; pertanyaan umum tidak akan menyentuhnya sama sekali walau sudah ter-connect.
Contoh Kakak: connector Office 365 yang sudah Kakak pakai untuk analisa email adalah contoh persis pola ini — Kakak login sekali lewat Microsoft, lalu setiap kali minta Claude "lihat email soal...", connector itu yang dipanggil di belakang layar.
04 · Plugins
Plugins — cara kerja
Ini pertanyaan Kakak yang paling penting: "saya sudah add banyak plugin dari Anthropic, pakainya harus dipanggil?" — jawabannya butuh sedikit nuansa.
Apa yang terjadi saat "Add"
Meng-add plugin itu mengaktifkan ketersediaan — bukan mengaktifkan pemakaian terus-menerus. Plugin berisi kombinasi skill, command /perintah, dan kadang connector, yang dikelompokkan per kategori kerja (Design, Legal, Finance, dll). Setelah di-add, isi paketnya jadi bisa dipakai Claude — tapi tetap mengikuti aturan skill masing-masing di dalamnya.
Skill di dalam plugin
Sama seperti skill standalone di section 02: sebagian skill di dalam plugin auto-terpicu dari konteks percakapan, sebagian lagi (biasanya yang lebih task-spesifik) baru jalan kalau dipanggil lewat command /nama-plugin:nama-skill.
Implikasi praktis untuk Kakak: nge-add 15+ kategori plugin sekaligus itu aman — tidak membuat Claude otomatis "memakai" semuanya di setiap percakapan. Yang terjadi hanyalah lebih banyak skill/command yang tersedia untuk dipakai kalau relevan. Beban yang perlu dipikirkan bukan "berapa banyak yang di-add", tapi "seberapa relevan isinya" — karena directory yang penuh item tak relevan (misal Kakak sudah add semua plugin Legal padahal bukan pengacara) hanya bikin daftar susah di-scan, bukan bikin Claude lambat atau salah jalan.
05 · Katalog Plugin
Plugin — kategori besar
15 kategori plugin bawaan Anthropic yang muncul di directory Kakak (screenshot 5–7), masing-masing berisi beberapa skill + command siap pakai untuk satu bidang kerja.
Productivity
Kelola tugas, rencanakan hari, bangun memory konteks kerja penting. Sinkron dengan working memory.
Cocok untuk task management harian lewat file TASKS.md bersama — relevan kalau Kakak mau kelola to-do project sampingan secara terstruktur di Claude.
Design
Percepat workflow desain — critique, design system, UX writing, accessibility audit, research synthesis, dev handoff.
Isinya (dari screenshot 4): accessibility-review, design-critique, design-handoff, design-system, research-synthesis, user-research, ux-copy. Relevan untuk Kakak — bisa dipakai minta feedback struktural atas UI project web klien sebelum dikirim.
Marketing
Buat konten, rencanakan campaign, analisis performa lintas channel marketing. Jaga konsistensi brand.
Relevan langsung untuk rencana branding nasi goreng Kakak — draft campaign plan, konten promosi, dan brand review bisa lewat sini.
Engineering
Streamline workflow engineering — standup, code review, architecture decision, incident response.
Sangat relevan untuk rencana income coding Kakak — ada code-review, debug, system-design, architecture, testing-strategy, tech-debt, documentation, deploy-checklist, incident-response, standup.
Data
Tulis SQL, eksplorasi dataset, hasilkan insight lebih cepat. Bangun visualisasi dan dashboard.
Berisi write-query, sql-queries, analyze, explore-data, build-dashboard, data-visualization, statistical-analysis, validate-data, dll — berguna kalau project klien Upwork butuh integrasi database/Supabase.
Finance
Streamline workflow finance & accounting — journal entry, rekonsiliasi, hingga laporan keuangan.
Fokus akuntansi korporat (SOX testing, audit support) — kurang relevan untuk kebutuhan pribadi/UMKM Kakak, kecuali nanti butuh laporan keuangan formal usaha nasi goreng.
Product Management
Tulis feature spec, rencanakan roadmap, sintesis user research.
Berguna kalau Kakak mengelola project client sebagai "produk" — menulis spec sebelum development dimulai (skill write-spec).
PDF Viewer
Lihat, anotasi, dan tanda tangani PDF secara interaktif langsung di chat.
Berguna untuk review kontrak/proposal klien Upwork dalam format PDF tanpa pindah aplikasi.
Operations
Optimalkan operasi bisnis — vendor management, dokumentasi proses, change management, capacity planning.
Berisi runbook, process-doc, risk-assessment, vendor-review — relevan untuk mendokumentasikan proses operasional usaha nasi goreng (SOP dapur, supplier, dll).
Legal
Percepat review kontrak, triase NDA, dan workflow compliance untuk tim legal in-house.
Kategori ini punya banyak sub-plugin turunan (Commercial Legal, Corporate Legal, dst) — lihat detail lengkapnya di section 06.
Enterprise Search
Cari lintas semua tools perusahaan sekaligus — email, chat, dokumen, wiki.
Berguna untuk konteks kerja kantor Kakak (bukan project sampingan) — bisa search lintas Slack/Drive/email sekaligus kalau semua ter-connect.
Small Business
Workflow siap pakai untuk UMKM — payroll planning, tutup bulan, ringkasan mingguan, strategi growth.
Paling relevan untuk usaha nasi goreng Kakak. Kategori terbesar (31 item) — berisi cash-flow-snapshot, month-end-prep, customer-pulse, content-strategy, invoice-chase, price-check, job-post-builder, dan puluhan lainnya. Kebanyakan terhubung ke connector seperti QuickBooks/PayPal/HubSpot — sebagian besar fiturnya baru optimal kalau connector terkait sudah tersambung.
Human Resources
Streamline people ops — recruiting, onboarding, performance review, analisis kompensasi.
Relevan kalau usaha nasi goreng Kakak berkembang dan mulai perlu merekrut karyawan (skill onboarding, draft-offer).
Customer Support
Triase tiket, draft respons, eskalasi isu, bangun knowledge base.
Berguna untuk menangani komplain pelanggan nasi goreng atau klien Upwork secara terstruktur.
Bio Research
Terhubung ke tools & database riset preklinis — pencarian literatur, analisis genomik, target prioritization.
Tidak relevan dengan dua rencana income Kakak (coding & kuliner) — ini untuk riset bioteknologi/farmasi.
Tidak ada kategori yang cocok dengan pencarian.
06 · Katalog Plugin — Legal
Legal — kategori dengan sub-plugin terbanyak
Kategori "Legal" yang muncul di section 05 ternyata pecah jadi belasan sub-plugin spesifik per bidang hukum. Sebagian terlihat langsung di screenshot Kakak (9 & 10); sisanya saya tambahkan dari data referensi supaya daftarnya lengkap — ditandai jelas per sumber, tidak dicampur begitu saja.
Legenda sumber: DARI SCREENSHOT = terlihat langsung di gambar yang Kakak kirim. PELENGKAP = tidak terlihat di screenshot Kakak (kemungkinan besar terpotong scroll), ditambahkan dari data referensi supaya daftar Legal utuh.
Terlihat di screenshot Kakak
Commercial Legal
Review vendor agreement, NDA, dan langganan SaaS terhadap playbook sisi jual/beli.
Untuk lawyer in-house yang menangani kontrak komersial sehari-hari — triase NDA, review MSA vendor, tracking renewal kontrak.
Corporate Legal
Jalankan diligence M&A skala besar dengan cited tabular review, susun disclosure schedule dan closing checklist.
Untuk transaksi merger & akuisisi — dari due diligence data room sampai board minutes.
AI Governance Legal
Triase use case AI yang diusulkan terhadap registry, jalankan impact assessment lintas regulasi yang berlaku.
Untuk perusahaan yang perlu memastikan penggunaan AI internal mereka sendiri patuh regulasi (mis. EU AI Act).
IP Legal
Jalankan first-pass trademark clearance dan freedom-to-operate triage, skrining invention disclosure.
Untuk urusan kekayaan intelektual — paten, merek dagang, hak cipta.
Product Legal
Review peluncuran produk terhadap kalibrasi risiko, jawab pertanyaan "apakah ini masalah?" dalam hitungan menit.
Untuk in-house counsel yang mendukung tim produk sebelum fitur baru diluncurkan.
Regulatory Legal
Pantau feed regulasi, bandingkan aturan baru terhadap policy library, lacak deadline komentar publik.
Untuk memantau perubahan regulasi industri secara berkelanjutan.
Privacy Legal
Triase aktivitas pemrosesan data, hasilkan PIA (Privacy Impact Assessment), review DPA.
Untuk kepatuhan data privasi (GDPR dan sejenisnya).
Employment Legal
Review perekrutan dan pemutusan hubungan kerja untuk kepatuhan lintas yurisdiksi.
Untuk perusahaan dengan karyawan di banyak negara bagian/negara berbeda.
Investment Banking
Tools produktivitas investment banking — client & market insight, pembuatan deck, analisis finansial, dokumen transaksi.
Bukan murni "Legal" tapi muncul berdampingan di directory yang sama — untuk banker menyusun CIM, pitch deck, merger model.
Claude for Microsoft 365 Install
Provisioning akses cloud langsung (Vertex AI, Bedrock, atau LLM gateway) untuk add-in Claude Microsoft 365.
Ini plugin instalasi/setup, bukan skill kerja — untuk admin IT yang mengatur akses Claude di lingkungan Microsoft 365 enterprise.
Pelengkap referensi — tidak terlihat di screenshot Kakak
Litigation Legal
Triase gugatan, bangun element chart/claim chart, kelola portfolio matter litigasi.
Untuk tim litigasi — dari intake matter baru sampai deposisi dan brief.
Legal Clinic
Alat bantu untuk klinik hukum kampus — intake klien, memo IRAC, tracking deadline kasus mahasiswa.
Konteks pendidikan hukum, dipakai profesor supervisi mahasiswa klinik hukum.
Law Student
Bar prep, case brief, flashcard, Socratic drilling untuk mahasiswa hukum.
Alat belajar personal untuk mahasiswa hukum, bukan alat kerja praktisi.
Catatan jujur: tidak satupun sub-plugin Legal di atas relevan dengan dua rencana income Kakak (coding & kuliner). Kategori ini dibangun untuk praktisi hukum profesional (in-house counsel, firma hukum, mahasiswa hukum) — kalau Kakak sudah nge-add semuanya, itu tidak masalah secara teknis (lihat section 04), tapi juga tidak akan pernah terpakai kecuali Kakak memang butuh review kontrak sesekali.
07 · Plugin individual & integrasi
Bukan kategori besar — satu plugin per layanan spesifik
Berbeda dari section 05 & 06 (kategori berisi banyak skill), daftar di screenshot 11 ini adalah plugin per layanan tunggal — masing-masing biasanya cuma berisi 1 connector + cara pakainya untuk satu platform spesifik.
HubSpot
CRM & marketing automation.
Google BigQuery
Data warehouse Google Cloud.
Salesforce
CRM enterprise.
Sentry
Error tracking untuk aplikasi.
Asana
Project & task management.
Grafana
Monitoring & dashboard observability.
PagerDuty
Incident alerting on-call.
Snowflake
Data warehouse cloud.
Amazon Redshift
Data warehouse AWS.
Claude for Healthcare
Kategori khusus healthcare (11 item) — mengelompokkan Pubmed, Icd10 codes, Cms coverage, Npi registry di bawahnya.
Pubmed
Pencarian literatur medis.
Icd10 codes
Kode diagnosis medis standar.
Cms coverage
Kebijakan cakupan asuransi kesehatan AS.
Npi registry
Registry penyedia layanan kesehatan AS.
Untuk Kakak: dari daftar ini, yang paling relevan dengan rencana coding untuk klien Upwork adalah Sentry (kalau nanti maintenance aplikasi klien butuh error tracking) dan Asana (kalau klien pakai itu untuk manage project). Sisanya (BigQuery, Snowflake, Redshift, Salesforce, HubSpot, Grafana, PagerDuty) itu tools skala enterprise yang jarang dibutuhkan solo developer di tahap awal. Grup healthcare (Pubmed dkk) sama sekali di luar dua rencana income Kakak.
08 · Kesimpulan
Jadi, apa yang perlu Kakak lakukan?
Tidak ada tindakan wajib — semua plugin yang sudah di-add aman dibiarkan seperti sekarang (lihat section 04). Tapi kalau Kakak ingin directory lebih rapi dan cepat di-scan:
Kategori paling relevan untuk dipertahankan
- Engineering & Design — langsung dipakai untuk project Upwork
- Small Business — paling relevan untuk usaha nasi goreng
- Marketing — untuk branding & promosi kuliner
- Data — kalau project klien pakai Supabase/database
- Skill
learn— untuk fase belajar React/GitHub sekarang
Kategori yang boleh di-remove kalau mau lebih rapi
- Seluruh sub-plugin Legal (10 item, section 06) — kecuali Kakak memang sering butuh review kontrak
- Bio Research, Investment Banking, Human Resources — di luar dua rencana income
- Grup Healthcare (Pubmed, Icd10 codes, Cms coverage, Npi registry)
- Skill
internal-comms,slack-gif-creator— gaya kerja korporat, bukan project pribadi
Prinsip yang perlu diingat: nge-remove plugin bukan soal "biar Claude lebih pintar" (jumlah plugin yang di-add tidak memengaruhi kualitas jawaban Claude di luar konteks itu) — murni soal kenyamanan Kakak sendiri saat scroll directory. Kalau daftar panjang tidak mengganggu, tidak perlu diapa-apakan sama sekali.